Monthly Archives: September 2011

Road to Creativity (Bag. 2)



  • Janganlah serius terus-terusan; cobalah bermain, bergurau, dan bercerita sebentar.
  • Janganlah bekerja terus-terusan; cobalah menikmati puisi sesekali.
  • Janganlah menulis terus-terusan; cobalah menggambar sesekali.
  • Janganlah berbusana dengan kombinasi warna yang itu-itu saja; cobalah berbusana dengan kombinasi warna yang lain.
  • Janganlah membiarkan interior rumah begitu-begitu saja; cobalah menata ulang interior rumah.
  • Janganlah menempuh jalan yang sama setiap hari; cobalah menempuh jalan yang berbeda.
  • Janganlah sekedar memecahkan masalah lama, cobalah mencari tantangan baru.
  • Janganlah duduk terus di balakang meja; cobalah keluar ruangan sebentar.
  • Janganlah bekerja terus sepanjang hari; cobalah melamun sebentar.
  • Janganlah bekerja terus sepanjang hari; cobalah sisihkan waktu untuk beribadah.
  • Janganlah bekerja terus sepanjang tahun; cobalah sisihkan waktu untuk berlibur.
  • Janganlah beraktivitas begitu saja; cobalah beraktivitas sambil mendengarkan lagu.
  • Janganlah memutuskan berdasarkan logika semata; cobalah pertimbangkan intuisi.
  • Janganlah memutuskan berdasarkan prinsip semata; cobalah pertimbangkan sikon.
  • Janganlah terpaku menuntaskan tugas satu persatu; cobalah sesekali menuntaskan tugas sekaligus.
  • Janganlah berpikir sepotong-sepotong; cobalah berpikir secara keseluruhan.
  • Janganlah membaca majalah yang itu-itu saja; cobalah membaca majalah yang tidak relevan.
  • Janganlah cuma memperhatikan alur cerita sinetron; cobalah memperhatikan pesan tersiratnya.
  • Janganlah terus-terusan mengoleksi buku baru; cobalah mencari teman baru.
  • Janganlah cuma membayar makanan sendiri; cobalah mentraktir teman sesekali.
  • Janganlah cuma menumpuk keuntungan; cobalah memupuk hubungan.
  • Janganlah cuma memohon; cobalah bersyukur.
  • Janganlah cuma menjalani rutinitas hidup; cobalah merenungkan makna hidup.

Bagian yang tercetak tebal merupakan tips favorit saya.
Tips diatas diambil dari buku “13 Wasiat Terlarang” karya Ippho  Santosa PhG., semoga penulis yang asik dan baik hati ini tidak marah hasil tulisannya saya tampilkan disini, hitung-hitung promosi dikit juga.hehe
🙂
Advertisements

“Five Good Life Ways”


*gambar ini saya ambil di tembok mushola sederhana di salah satu SPBU di daerah Pangalengan, di pinggir jalan dengan lalu lintas yang tidak begitu padat, dan mungkin kurang diperhatikan orang.

Di sela-sela kunjungan saya ke Pangalengan, suatu daerah di Kabupaten Bandung, karena suatu urusan tidak sengaja saya menemukan ini. Saat itu sudah memasuki waktu shalat Dhuhur, jadi saya – bersama seorang teman waktu itu – memutuskan berhenti sejenak di sebuah SPBU untuk beribadah shalat Dhuhur. Seusai wudhu saya langsung masuk ke mushola, sebuah ruangan kecil sederhana yang kira-kira hanya cukup untuk dua shaf saja.

Sembari menunggu teman selesai wudhu, saya “tolah-toleh” atas bawah kiri kanan (kebiasaan aneh ketika berada di tempat yang baru) sampai akhirnya pandangan tertuju pada sebuah kertas dengan beberapa tulisan kecil tertempel di tembok. Saya sedikit mendekat mencoba melihat apa isinya, Subhanallah ternyata  isinya menarik juga. Membaca pesan-pesan tersebut saya hanya bisa bergumam “Oh iya ya, harusnya gitu……bener juga……”

“Mungkin beberapa orang menganggap nasihat-nasihat ini biasa. Tapi yang luar biasa adalah kesediaannya untuk berbagi dalam kesederhanaan.”

Newborn Baby


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H

Saya atas nama diri sendiri, Yudha Okky Pratama menyatakan memohon maaf dengan setulus hati kepada semua teman-teman atas kata-kata yang mungkin pernah menyakiti hati, perbuatan yang mungkin sering menyusahkan, dan tulisan yang kurang berkenan di hati 🙂

Mari kita saling memaafkan,

Mohon maaf lahir dan batin, kata orang Indonesia

Maaf di Luar, Maaf di Dalam seperti kata iklan salah satu produk rokok

Dari Nol lagi kata Pert*mina

Semoga dengan ikhlas saling memaafkan kita kembali bersih dan suci (bonus lucu) seperti ini