Category Archives: Entrepreneurship

Memandang Negeri Sendiri


Karena suatu kepentingan, saya yang anak teknik ini perlu mengetahui kondisi perekonomian Indonesia khususnya di beberapa kota besar. Saya pun coba googling data ekonomi semacam GDP per capita, purchasing power parity, dll. Ya, tidak terlalu familiar buat saya. Informasi menarik yang saya dapat dari indexmundi, GDP per capita(PPP) Indonesia pada tahun 2010 adalah $4,325.3, yang berarti penduduk Indonesia rata-rata mampu memperoleh penghasilan sekitar 42 juta rupiah per tahunnya, atau sekitar 3,5 juta rupiah tiap bulan.

Indonesia

GDP per capita(PPP) Indonesia (http://www.indexmundi.com/)

3,5 juta per bulan? wow, saya pikir lumayan lah ya penghasilan segitu, rasanya dengan uang segitu sudah bisa hidup berkecukupan. Berarti Indonesia ini tidak miskin-miskin amat, bahkan dari grafik diatas, terlihat kalau ada tren yang terus naik. Pantas saja ada beberapa tokoh yang optimis kalau Indonesia ini akan segera menjadi salah satu negara dengan ekonomi terbesar.

Tapi rasanya tidak baik juga kalau kita, terutama yang masih muda dan belum banyak tahu ini, melulu dibuai harapan. Setidaknya kita harus tahu dimana posisi kita sekarang.

GDPperCapita

GDP per capita(PPP) Indonesia vs US, Singapore, Malaysia

Lihat seberapa jauh kita dengan AS, atau bahkan dari negeri kecil tetangga kita Singapura. Dan ketika pertama melihat informasi itu, satu yang saya kurang bisa terima, ternyata kita masih kalah dari Malaysia!

Well, ini bukan untuk rendah diri atau menjelekkan bangsa sendiri. Hanya untuk menyadarkan seberapa jauh kita harus melangkah untuk mengejar ketertinggalan.

Semoga bermanfaat 🙂

[CEO Series] 3. Irfan Setiaputra (CEO PT Titan Mining Indonesia)


okkypratama-irfan setiaputra

Pak Irfan Setiaputra bisa dibilang sudah banyak makan asam garam di dunia industri Indonesia, mengawali karir di Departemen IT Bank Niaga, pernah menjabat sebagai Country Managing Cisco Indonesia dan Direktur Utama PT INTI. Dengan alasan gaji yang dirasa kurang mencukupi, Pak Irfan mundur dari posisinya di PT INTI kemudian menerima tawaran sebagai Direktur PT Titan Mining, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara. Meskipun baru beberapa bulan menjalani, beliau mengaku mendapat banyak pelajaran dari pengalaman barunya di industri pertambangan, salah satunya beliau berkesempatan melihat realita Indonesia di daerah-daerah terpencil di Indonesia. Banyak sekali kasus terganggunya pekerjaan perusahaan karena sengaja dihambat oleh pemerintah maupun penduduk setempat. Kondisi yang demikian menggugah beliau untuk mulai berpikir memajukan masyarakat di daerah dengan memberi mereka kesempatan mengenyam pendidikan yang baik.

Khusus untuk bidang Informatika, Pak Irfan mengungkapkan bahwa ke depan akan banyak sekali peluang. Fakta-fakta seperti jumlah pengguna smartphone  yang terus meningkat, jumlah pengguna Facebook dan Twitter yang termasuk salah satu yang terbanyak di dunia mengindikasikan bahwa bisnis di bidang teknologi informasi akan terus berkembang di masa depan. Kemudian beliau mengingatkan kepada kami para mahasiswa Teknik Informatika, bahwa untuk survive di dunia bisnis, kita harus terus berinovasi, seperti yang ditunjukkan oleh Google, Facebook, dan Apple. Mereka bukan yang pertama membuat produk di bidangnya masing-masing, tapi sentuhan inovasinya memberi nilai tambah yang membedakan dengan produk lain.

tulisan ini merupakan resume kuliah umum bertajuk “Informatika Mengajar” dengan pematerinya adalah Pak Irfan Setiaputra, alumni Teknik Informatika angkatan 1982. Informatika Mengajar sendiri diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Teknik Informatika ITB.

*gambar diambil dari: http://swa.co.id

[CEO Series] 2. Hasnul Suhaimi (Dirut XL Axiata)


hasnulsuhaimiHasnul Suhaimi bisa dibilang sebagai rajanya industri telekomunikasi di Indonesia, track recordnya di sektor tersebut tidak diragukan lagi. Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama PT XL Axiata, Pak Hasnul pernah sebagai Direktur Niaga di Telkomsel, Direktur Utama IM3, dan Direktur Utama Indosat. Dalam speech-nya yang singkat di acara StudentsxCEO Summit 2012 lalu, beliau menyampaikan 5 pilar yang harus dimiliki untuk menjadi seorang global leader:

  1. Berpikir kritis
  2. Kepemimpinan
  3. Komunikasi
  4. Kreativitas
  5. Sikap

gambar diambil dari : http://www.kabarindonesia.com/

next: 3. Irfan Setiaputra

[CEO Series] 1. Arwin Rasyid (Presdir CIMB Niaga)


okkypratama-quotes

Arwin Rasyid adalah Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk. Beliau lahir di Roma, 22 Januari 1957. Beliau merupakan salah satu putra Mr. Mr. Sutan Mohammad Rasyid yang seorang diplomat. Karena sekian lama beliau tidak tinggal di lingkungan yang berbahasa Indonesia, beliau sejak kecil menggunakan Bahasa Inggris, sedangkan di lingkungan keluarganya menggunakan bahasa Padang, bahasa daerah orang tuanya. Bahkan ketika masih kuliah di FE UI pun beliau belum lancar berbahasa Indonesia.

okkypratama-Arwin Rasyid

Pada speech-nya yang singkat di acara StudentsxCEO, Pak Arwin menyampaikan beberapa pesan kepada para future leaders agar mampu membawa Indonesia bersaing di tingkat global.

  1. Open minded and ready to change
  2. Bersikap seperti sponge, selalu mau belajar dan terus mencoba hal baru
  3. You don’t know what You don’t know. Karena itu penting sekali untuk keep feet on the ground
  4. Kejar prestasi, bukan jabatan

*gambar diambil dari: http://www.ebizzasia.com/

next: 2. Hasnul Suhaimi

CEO Series


Pengalaman yang cukup ‘menggoyang’ idealisme dan pola pikir baru saja saya alami tepatnya pada hari Jumat dan Minggu, tanggal 7 dan 9 Desember 2012 lalu. Saya berkesempatan untuk menghadiri dua acara dimana pembicaranya adalah para CEO atau direktur utama perusahaan besar di Indonesia. Acara tersebut bertajuk Informatika Mengajar yang mendatangkan Pak Irfan Setiaputra, mantan dirut PT INTI yang sekarang menjadi dirut Titan Mining, acara berikutnya yaitu StudentsxCEO yang pebih dahsyat lagi mampu mendatangkan 10 orang dirut.

Karena rasanya kurang lengkap kalau ilmu tidak dibagikan, jadi saya akan coba menulis sedikit tentang yang pelajaran yang saya dapat dari tiap dirut satu per satu dalam tulisan bertanda [CEO Series]. Pelajaran itu bisa berupa wejangan langsung, cerita hidup, ataupun gambaran inovasi, bisnis, dan budaya perusahaan.

Lanjut ke seri 1. Arwin Rasyid