Tag Archives: INDONESIA BISA!

Ungkapan Syukur Alm. Bu Menteri


Ibu Endang Rahayu Sedianingsih, mantan Menteri Kesehatan RI yang sekarang sudah almarhumah disebut-sebut sebagai salah satu srikandi terbaik yang dimiliki oleh negeri kita. Sebenarnya saya tidak terlalu tahu bagaimana sosok, kepribadian, keseharian, atau prestasi apa yang pernah beliau raih, sejujurnya nama beliau pun belum terlalu familiar bagi saya. Tetapi saya tidak bisa menahan kekaguman saya pada beliau ketika secara tidak sengaja saya membaca sambutan yang Ibu Endang tulis pada 13 April 2011 untuk buku Berdamai dengan Kanker: Kiat Hidup Sehat para Survivor Kanker yang dimuat pada koran Pikiran Rakyat edisi hari ini. Secuplik sambutan yang mengungkapkan betapa beliau adalah seorang yang sangat memaknai hidup dengan selalu bersyukur.

Saya sendiri belum bisa disebut sebagai survivor (penyintas) kanker. Diagnose kanker paru stadium 4 baru ditegakkan 5 bulan yang lalu. Dan sampai kata sambutan ini saya tulis, saya masih berjuang untuk mengatasinya. Tetapi saya tidak bertanya, “Why me?” Saya menganggap ini adalah salah satu anugerah dari Allah SWT.

Sudah begitu banyak anugerah yang saya terima dalam hidup ini: hidup di negara yang indah, tidak dalam peperangan, diberi keluarga besar yang pandai-pandai, dengan sosial ekonomi lumayan, dianugerahi suami yang sangat sabar dan baik hati, dengan 2 putra dan 1 putri yang Alhamdulillah sehat, cerdas, dan berbakti kepada orang tua.

Hidup saya penuh dengan kebahagiaan. “So… Why not?” Mengapa tidak Tuhan menganugerahi saya kanker paru? Tuhan pasti mempunyai rencana-Nya yang belum saya ketahui, tetapi saya merasa SIAP untuk menjalankannya. Insya Allah. Setidaknya saya menjalani sendiri penderitaan yang dialami pasien kanker sehingga bisa memperjuangkan program pengendalian kanker dengan lebih baik.

Bagi rekan-rekanku sesama penderita kanker dan para survivor, mari kita berbaik sangka kepada Allah. Kita terima semua anugerah-Nya dengan bersyukur. Sungguh, lamanya hidup tidaklah sepenting kualitas hidup itu sendiri. Mari lekukan sebaik-baiknya apa yang bisa kita lakukan hari ini. Kita lakukan dengan sepenuh hati. Dan… jangan lupa, nyatakan perasaan kita kepada orang-orang yang kita sayangi. Bersyukurlah, kita masih diberi kesempatan untuk itu.

sumber : Pikiran Rakyat, edisi 3 Mei 2012

[INDONESIA BISA!] Kelebihan Indonesia Dibanding Negara Lain (terutama Barat)



Berawal dari keikutsertaan saya dalam sebuah kuliah umum di ITB yang mengundang Bapak Aburizal Bakrie sebagai pembicara. Pak Ical mengungkapkan bahwa “kalo pengen bangsa kita maju, jangan ikut-ikutan orang menjelek-jelekkan bangsa sendiri, kita harus bangga sama Indonesia”. Ternyata setelah dipikir-pikir benar juga, kalau seseorang ingin maju yang harus dimiliki pertama pasti niat dan rasa percaya diri, kalo bangsa ingin maju, maka harus bermodalkan dua hal tersebut.

Lalu apa sih yang bisa membuat kita bangga pada Bangsa Indonesia tercinta ini?

Menurut hasil lamunan random saya, Indonesia punya kelebihan dibandingkan bangsa Barat yang banyak diagung-agungkan orang-orang di seluruh dunia termasuk orang Indonesia sendiri.

  1. Suka membangun hubungan, tidak hanya menumpuk materi. Indonesia, yang termasuk bangsa Timur terkenal dengan keramahtamahannya (seharusnya), kebiasaan untuk bergotong-royong, dan sopan santun kepada orang lain.
  2. Mengutamakan spiritualitas keagamaan. Bangsa Indonesia yang menjadikan sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” sebagai sila pertama menunjukkan bahwa sangat mengutamakan hal-hal berbau spiritual termasuk rasa syukur dan ketenangan batin dengan ibadah. Perlu teman-teman ketahui, Korea yang mungkin di mata teman-teman semua adalah negara hebat, tetapi fakta menunjukkan bahwa angka bunuh diri di negara hebat tersebut sangat tinggi, selain karena tekanan batin akibat tingkat persaingan yang memang sangat tinggi, ternyata sekitar 50% warga Korea tidak beragama.
  3. Tingkat kebahagiaan tinggi 🙂.  Amerika yang dianggap sebagai negara adikuasa dengan materi tiada tanding ternyata memiliki tingkat perceraian, sakit jiwa, dan bunuh diri yang luar biasa tinggi. Apa masih bisa disebut bahagia?
  4. Memiliki rasa empati yang tinggi. Alhamdulillah sekali kita hidup di Indonesia, seorang bocah Indonesia yang tersesat sendirian cukup menangis sekeras-kerasnya maka akan banyak orang-orang yang datang menolongnya. Kita lihat contoh di Cina, ketika seorang anak berusia 2 tahun terlindas mobil, orang-orang yang lewat pun berlalu begitu saja walaupun tahu ada seorang anak yang sedang tergeletak di tengah jalan.
  5. Mengutamakan OTAK KANAN. Merangkum kelebihan-kelebihan yang sudah disebutkan diatas, bangsa Indonesia termasuk bangsa yang menjunjung tinggi hal-hal yang berkaitan dengan otak kanan seperti empati, menjalin hubungan, spiritualitas, pemaknaan hidup, intuisi, dll. Perlu teman-teman ketahui bahwa pada masa sekarang fungsi otak kanan sangat memegang kunci, desain lebih utama daripada fungsionalitas, , rasa empati lebih dihargai daripada prosedur baku, dan kreativitas yang jauh lebih penting daripada rasionalitas. Bahkan beberapa tokoh seperti Ippho Santosa, Hermawan Kertajaya, Andrie Wongso, Billi Lim, dan Ary Ginanjar berpendapat bahwa kebangkitan peradaban berikutnya akan terjadi di Timur, dan itu akan terjadi di Indonesia.
Dengan kelebihan-kelebihan tersebut masihkah kita terus-terusan menjadikan bangsa-bangsa Barat sebagai kiblat kehidupan kita?
Bukankah lebih baik jika kita maju dengan ciri khas karakter bangsa kita sendiri?